Contoh Pidato Kemerdekaan


Contoh Pidato Kemerdekaan



Assalamu’alaikum Wr.Wb

Alhamdulillahirrabil ‘alamin. Ashalatu Washalamu ‘ala asrafil anbiyai wal mursalin wa ‘ala alihi wa shabbihi ajmain amma ba’du.

Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Sang Penguasa Alam Semesta Allah SWT karena atas limpahan rahmat serta karunia nya kita semua dapat berkumpul pada hari ini dalam keadaan sehat tanpa ada halangan apapun.

Shalawat serta salam selamnya tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kita Nabiyullah Muhammad saw juga kepada keluarganya, sahabatnya, hingga pada kita selaku umatnya hingga pada hari akhir nanti, aamiin...

Yang terhormat bpk. Kepala Sekolah, bapak beserta ibu guru dan juga staf Tata Usaha yang saya hormati pula dan teman teman semua generasi penerus bangsa.

Saya berdiri disini untuk menggelorakan semangat kemerdekaan yang hampir terkikis di jiwa bangsa.

Kita masih ingat dahulu, berpuluh puluh tahun yang lalu, bangsa Indonesia pernah di usik ketenangannya oleh bangsa lain dalam waktu yang sangat lama, yang datang silih berganti menjajah negeri ini. Namun, berkad tekad yang bulat, niat yang tulus serta ikhlas, dan tetap gigih dalam berjuang, tepat pada tanggal 17 Agustus tahun 45 kita dapat merdeka, lepas dari cengkeraman kejamnya penjajahan.

Namun, saudara saudaraku sekalian setanah air bangsa Indonesia, ketauhilah, kita masih belum sepenuhnya merdeka. Terbukti dengan masih banyak rakyat yang menderita, kesenjangan sosial terjadi di mana mana, hasil kekayaan alam yang seharusnya di nikmati sepenuhnya oleh bangsa Indonesia malah di eksploitasi besar besaran oleh bangsa lain, korupsi, kolusi, dan nepotisme makin mewabah menyerang sendi sendi pemerintahan, dan yang paling parah, anak negeri tengah terjerembab watak amoral, narkoba merajalela, minuman keras sudah jadi biasa yang tersedia di mana mana, pornografi dan pornoaksi tengah meliar serta seks bebas yang mulai jadi budaya.

Ya, Indonesi kini tengah menghadapi perang kembali, namun bukan perang mengangkat senjata menyerang musuh secar langsung, tapi perang pikiran dan psikologis. Mereka, para penjajah masih ingin menguasai dan menghancurkan negeri ini dengan cara mencekoki generasi muda dengan hal hal negatif yang tak seharusnya yang dapat melemahkan dan menghancurkan otak dan jiwa mereka. Apa kalian tak sadar wahai putra negeri? Tak tahukah kalian, bahwa narkoba, minuman keras, rokok, video pornografi, seks bebas adalah taktik licik untuk menumbangkan kalian?

Saudara saudaraku generasi muda, oleh sebab itu kita sebagai bangsa Indonesia khususnya generasi penerus bangsa ini harus bisa memerangi perang tak kasat mata ini dengan terus merekatkan persatuan dan kesatuan, menepis segala paham yang bertentangan dengan ideologi dan syariat serta melaksanakan pembangunan agar kita dapat terus mempertahankan kemerdekaan negeri ini. Malu kita pada pahlawan bangsa dahulu jika kita tak bisa memperthankan kemerdekaan agar jangan sampai negeri ini kembali terjajah dikuasai dan jadi budak bangsa lain.

Hadirin yang berbahagia, mungkin hanya itu yang bisa saya  sampaikan, mohon maaf bila ada kesalahan yang kurang berkenan dan terima kasih atas perhatiannya. Terus kobarkan semangat kemerdekaan. Pertahankan negeri ini. Semoga Allah merestui langkah kita. Aamiin... Merdeka!

Wabillahitaufik walhidayah wassalamu ‘alaikum wr.wb



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Puisi Tentang Angkasa Benda

This Is Our Biodata and Fact